Skip to main content

Posts

Berburu Bintang di Papandayan

Bagi saya, alam selalu jadi jawaban atas segala kegundahan, termasuk kegundahan akan pencarian subjek fotografi. Salah satu tujuan naik ke Papandayan kemarin adalah ingin memotret bintang malam hari, boleh dibilang hal ini sangat sulit dilakukan mengingat saya tinggal di kota yang banyak polusi cahaya, Jakarta. Perjalanan naik gunung dengan misi itu-pun dijalankan, tapi ternyata tidak sederhana. Begini gambarannya. 


Persiapan:
Riset cuaca, internet bilang Garut cerah (padahal bohong)Unduh aplikasi, melacak bintang dengan harapan bisa dapat Milky WayPinjam lensa lebar, karena lensa punya saya sempit semua
Tantangan: Bawa tripod, yang mana menambah bebanKabut + awan tebal, hampir sepanjang malamCuaca dingin menusuk, bagai ruangan yang AC-nya baru diservisHP mati, posisi Milky Way entah di manaBabi hutan, mondar-mandir sejak sore di area perkemahanPolusi cahaya, banyak tetangga menyalakan lampu senterBulan bersinar terang, konon kondisi ini kurang ideal untuk memotret bintang 


Setelah menungg…
Recent posts

Hayu Urang Ngamumule Basa Sunda

Cerita berawal ketika saya melihat sebuah pengumuman di selasar kampus, berbunyi "Lomba Kreatifitas Mahasiswa; Edukasi Publik Tentang Hukum Melalui Audio Visual... Total hadiah Rp. 7.000.000". Jujur, kalimat terakhir pengumuman itu bikin libido saya meningkat, jatohnya jadi mirip kuda pengen kawin, semangat saya meletup-letup pengen ikutan.


Tanpa pikir panjang (karena punyaku sudah panjang) saya langsung nyari partner buat bikin tim, lalu daftar, yang mana saat itu tim kami jadi pendaftar terakhir, malah gak ikut technical meeting karena saking ngedadaknya kejadian tersebut (kaya bikin nasgor suka ngedadak).

Senandung dari teras belakang...

Karena tergoda ketenaran instant, murah meriah, halal, dan tanpa bunga kredit yang acap kali diraih para 'artis youtube' akhir-akhir ini, saya sebagai seorang pengidap narsisme akut tentu ingin mengikuti kesuksesan mereka!

Singkat cerita, dengan bermodal laptop (punya bokap), gitar (punya kakak), baju (punya kakak), dan celana dalam (punya sendiri). Sayapun mengeluarkan ekspresi seni yang agak ngeri ini di belakang rumah. Untung saat itu lagi sepi, jadi hingga saya selesai nyanyi tak begitu banyak korban mati berdiri.

Sebelum video ini di upload saya minta pendapat seorang teman.
Saya: Eh bro! Liat deh, kemaren dirumah gue iseng bikin video
Teman: Coba mana?

Betapa ...nya Jadi Panitia

Ketika blog ini dibuka saya TERSENTAK KAGET LUAR BIASA! kaget yang bikin kegantengan naik 0,67 % Bagaimana tidak, karena ternyata udah banyak binatang bersarang di blog ini. Ada kecoa beranak, laba-laba berjudi, tikus bertelur, dan Syahrini berjambul.
Semua akibat blog ini terlampau lama tak disentuh
Hmm... Tapi yasudahlah, toh rerumputan masih bisa bergoyang dalam derasnya dentuman celana dalam #romantis

Melanjutkan judul yang diatas, ceritanya tanggal 2 Desember 2011 kemarin saya ikut acara DIKSAR PASUMA (Paduan Suara Mahasiswa Unisba) selama tiga hari di Maribaya, Lembang. Semacam kegiatan diklat atau ospek untuk memberikan pengarahan kepada para anggota baru di PASUMA. Bagi yang belum tau, saya adalah anggota PASUMA yang secara resmi sudah bergabung sejak tahun 2008. Kebayang dong keindahan suara gue kaya gimana sekarang? *benerin jambul*

Ayam Kiriman

Hello guys! lama nih gak entry, sebenarnya banyak banget kejadian menarik dalam beberapa minggu ini, tapi apa daya tangan berat buat nulis. Alhasil blog jadi terbengkalai, aku sedih sekali bila semua ini terjadi *desah tangis ala sinetron*

Pengen cerita ah, Selasa kemaren rumah saya dapet kiriman makanan, karena memang masih dalam suasana lebaran.
Dan tau gak sih lo! ngeliat wujud benda ini aja perut saya  udah berasa penuh kaya bis Damri jurusan Dago-Leuwi Panjang. Bikin kenyang men!

Penasaran makanan apa yang dimaksud?